Penyimpanan laptop atau PC yang semakin penuh dapat membuat pengguna kesulitan menyimpan file baru. Selain itu, terlalu banyak file yang tidak diperlukan juga dapat membuat pengelolaan file menjadi kurang nyaman.
Windows menyediakan beberapa fitur bawaan yang dapat digunakan untuk membersihkan file sementara dan data yang sudah tidak diperlukan. Dengan memanfaatkan fitur tersebut, pengguna tidak selalu perlu memasang aplikasi pembersih tambahan.
Berikut beberapa cara membersihkan file sampah di Windows dengan aman.
1. Periksa Penyimpanan Windows
Sebelum membersihkan file, sebaiknya periksa terlebih dahulu penggunaan penyimpanan.
Caranya:
- Buka Settings.
- Pilih System.
- Pilih Storage.
- Tunggu hingga Windows selesai menghitung penggunaan penyimpanan.
Windows akan menampilkan kategori penggunaan ruang seperti aplikasi, dokumen, gambar, file sementara, dan kategori lainnya.
Dengan melihat informasi tersebut, pengguna dapat mengetahui bagian mana yang menggunakan ruang penyimpanan paling banyak.
2. Hapus Temporary Files
Windows menyimpan berbagai file sementara selama sistem dan aplikasi digunakan. Sebagian file tersebut dapat dihapus ketika sudah tidak diperlukan.
Caranya:
- Buka Settings.
- Pilih System.
- Pilih Storage.
- Klik Temporary files.
- Tunggu hingga Windows selesai melakukan pemindaian.
- Pilih jenis file yang ingin dihapus.
- Klik Remove files.
Sebelum menghapus, periksa daftar file yang dipilih agar tidak ikut menghapus data yang masih diperlukan.
3. Gunakan Disk Cleanup
Disk Cleanup merupakan fitur bawaan Windows yang dapat digunakan untuk membersihkan berbagai file yang tidak diperlukan.
Untuk menggunakannya:
- Tekan tombol Windows.
- Ketik Disk Cleanup.
- Buka aplikasi tersebut.
- Pilih drive yang ingin dibersihkan.
- Klik OK.
- Pilih jenis file yang ingin dihapus.
- Klik OK.
- Pilih Delete Files jika sudah yakin.
Fitur ini dapat membantu mengurangi penggunaan ruang penyimpanan tanpa perlu memasang aplikasi tambahan.
4. Bersihkan Recycle Bin
File yang dihapus biasanya masih berada di Recycle Bin dan tetap menggunakan ruang penyimpanan.
Untuk mengosongkan Recycle Bin:
- Buka Recycle Bin.
- Periksa file yang ada di dalamnya.
- Pastikan tidak ada file penting yang masih diperlukan.
- Klik Empty Recycle Bin.
File yang sudah dihapus secara permanen dari Recycle Bin tidak dapat dikembalikan dengan cara biasa, sehingga sebaiknya periksa terlebih dahulu sebelum mengosongkannya.
5. Hapus File yang Tidak Diperlukan
Periksa folder seperti Downloads, Documents, Videos, dan Pictures.
Cari file yang sudah tidak digunakan, seperti:
- Installer aplikasi lama
- File hasil download yang sudah tidak diperlukan
- Dokumen duplikat
- Video berukuran besar
- Arsip lama
- File sementara dari pekerjaan sebelumnya
Jika masih membutuhkan file tersebut tetapi jarang digunakan, pertimbangkan untuk memindahkannya ke media penyimpanan lain.
6. Hapus Aplikasi yang Tidak Digunakan
Aplikasi yang jarang digunakan dapat menghabiskan ruang penyimpanan.
Untuk melihat aplikasi yang terpasang:
- Buka Settings.
- Pilih Apps.
- Pilih Installed apps.
- Periksa daftar aplikasi.
- Pilih aplikasi yang memang sudah tidak diperlukan.
- Pilih Uninstall.
Jangan menghapus aplikasi yang tidak diketahui fungsinya, terutama komponen sistem atau driver perangkat.
7. Aktifkan Storage Sense
Windows juga menyediakan fitur Storage Sense yang dapat membantu mengelola file sementara secara otomatis.
Untuk mengaktifkannya:
- Buka Settings.
- Pilih System.
- Pilih Storage.
- Aktifkan Storage Sense.
Pengaturan Storage Sense dapat disesuaikan sesuai kebutuhan pengguna.
8. Periksa Folder Downloads
Folder Downloads sering menjadi tempat menumpuknya file yang sudah tidak digunakan.
Buka File Explorer kemudian pilih Downloads.
Urutkan file berdasarkan ukuran atau tanggal. Dengan cara tersebut, file berukuran besar atau file lama akan lebih mudah ditemukan.
Sebelum menghapus file, pastikan file tersebut memang sudah tidak diperlukan.
9. Pindahkan File Berukuran Besar
Jika ruang penyimpanan internal hampir penuh, file berukuran besar dapat dipindahkan ke media penyimpanan lain.
Contohnya:
- Hard disk eksternal
- SSD eksternal
- Flash drive dengan kapasitas yang sesuai
- Penyimpanan cloud
Cara ini dapat membantu menyediakan ruang pada drive utama tanpa harus menghapus file penting.
10. Jangan Sembarangan Menghapus File Sistem
Membersihkan penyimpanan memang bermanfaat, tetapi pengguna sebaiknya tidak menghapus file sistem Windows secara manual.
Mengha

Tinggalkan Balasan